KASUS :
Isabelle Caro, model
dan aktris asal Prancis, meninggal di usia 28 tahun karena penyakit anoreksia
yang dideritanya. Caro mengejutkan dunia mode di tahun 2007 ketika tampil untuk
sebuah iklan kontroverial pencegahan anoreksia di Italia dengan pose tanpa
busana yang memamerkan tubuhnya yang tinggal tulang berbalut kulit. Caro
menderita anoreksia nervosa sejak usia 13 tahun. Hal tersebut disebabkan Caro
disebut “anak bermasalah”. Caro mengatakan “Saya memiliki masa kecil yang
sangat rumit, sangat sulit, sangat menyakitkan. Fobia besar ibuku adalah bahwa
saya akan tumbuh. Dia menghabiskan waktunya mengukur tinggi badan saya. Dia
tidak akan membiarkan saya pergi ke luar karena dia telah mendengar bahwa udara
segar membuat anak-anak tumbuh, dan itulah sebabnya aku terus di rumah. Itu
benar-benar trauma. Ketika dia muncul di CBS ’s Insider , terungkap bahwa pada
bagian terburuk nya adalah beratnya hanya 25 kilogram pada ketinggian 165
meter.
Caro dirawat di
rumah sakit untuk pertama kalinya saat berusia 20. Paling buruk nya (dalam hal
berat), pada tahun 2006, ia mengalami koma , beratnya hanya 25 kg. Dokter
mengatakan dia tidak akan bertahan hidup namun ternyata caro mampu melawan masa
krisisnya tersebut.. Dia muncul di Channel 4 ’s Supersize vs Superskinny yang
ditayangkan pada tanggal 11 Maret 2008, di mana ia berbicara kepada wartawan
Anna Richardson tentang anoreksia nya.
Apa sih anoreksia nervousa itu?
- Orang yang mengalami anoreksia atau lengkapnya anoreksia nervousa sangat ketakutan berat badannya berlebihan. Orang tersebut akan makan dalam jumlah sangat sedikit dan berolah raga secara berlebihan untuk menjaga tubuhnya agar tetap ideal. Biasanya penderita anoreksia nervousa mengalami tanda-tanda sebagai berikut:
- Menolak untuk mempertahankan berat badan dan cenderung selalu ingin tampil lebih kurus.
- Selalu takut berat badannya semakin naik, padahal dalam kenyataan berat badannya semakin kurus saja.
- Berhenti menstruasi tiga bulan berturut-turut atau lebih padahal dalam kondisi tidak hamil
- Biasanya anoreksia diderita oleh remaja, namun dalam beberap kasus dijumpai pula pada anak usia 5 tahun dan ada pula pada usia lanjut yang berusia 60 tahunan. Gejala anoreksia dapat bermacam-macam tergantung pada penderitannya. Penyakit ini dapat hilang-timbul, tiba-tiba membaik tetapi dapat muncul lebih buruk secara tiba-tiba pada penderita, bahkan semakin buruk tanpa ada kemungkinan membaik sama sekali.
Dampak yang di akibatkan
- Sosial : biasanya orang yang memiliki keluarga atau teman dengan gangguan anoreksia atau lebih menempatkan kepentingannya terhadap penampilan dan selalu mengkritik bentuk tubuh juga akan memiliki resiko gangguan anoreksia nervosa.
- Budaya : nah dalam budaya itu biasanya adacitra diri ideal dalam setiap budaya yang berbeda-beda, misalnya perempuan mursi di ethopia. Perempuan yang cantik itu dinilai dari piringan yang dimasukkan kedalam tindikkan bibir,semakin besar piringannya maka nilai kecantikkannya makin bertambah.
- Biologis : Beberapa faktor biologis termasuk genetika, regulasi neurotransmitter (zat kimia saraf di otak), dan hormon-hormon terkait lainnya mungkin penting untuk timbulnya gangguan ini.
Cara penanggulangannya :
- CBT / Cognitive Behavioral Therapy : mengubah persepsinya mengenai bentuk tubuh yang kurang ideal. Karena persepsinya itu mengubah perasaannya menjadi cemas dan takut akan berat badannya terus bertambah sehingga melakukan restricting atau purging dan itulah cara mengatasi kecemasan terhadap berat badannya.
- Nutrisi Terapi Medis; (MNT) juga disebut sebagai Terapi Gizi adalah pengembangan dan penyediaan perawatan gizi atau terapi berdasarkan penilaian rinci sejarah medis seseorang, sejarah psikososial, pemeriksaan fisik, dan sejarah diet
Saran kepada seseorang yang menderita anorexia :
Pada langkah awal
pasien harus menyadari bahwa kondisi tubuh sekarang ini sangat kurus dan
yakinkan diri untuk menghilangkan perasaan takut gemuk dengan cara menumbuhkan
rasa percaya diri. Perhatikan tubuh di depan cermin, sadari benar bahwa tubuhmu
memang sangat kurus. Keyakinan diri ini akan lebih kuat bila dibantu ahli
permasalahan ini yaitu dokter atau psikolog. Segeralah beritahu keluarga dengan
terus terang, agar mereka mendukung dan memberi support untuk dapat pulih
seperti sedia kala.
No comments:
Post a Comment