Thursday, October 20, 2016

Komunikasi dan Peran Psikologi Konsumen

A.    Pengertian Komunikasi
Komunikasi merupakan suatu proses sosial yang sangat mendasar dan vital dalam kehidupan manusia. Dikatakan mendasar karena setiap masyarakat manusia, baik yang primitif maupun yang modern, berkeinginan mempertahankan suatu persetujuan mengenai berbagai aturan sosial melalui komunikasi. Dikatakan vital karena setiap individu memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan individu – individu lainnya sehingga meningkatkan kesempatan individu itu untuk tetap hidup (Rakhmat, 1998:1).
Setiap saat semua orang selalu berbicara tentang komunikasi. Kata komunikasi sangat dikenal, tetapi banyak di antara kita yang kurang mengerti makna dari komunikasi walaupun kita selalu memperbincangannya dan melakukannya. Kata komunikasi atau communication dalam bahasa Inggris berasl dari bahasa Latin communis yang berarti “sama”, communico, communicatio, atau communicare yang berarti “membuat sama” (to make common). Istilah pertama (communis) adalah istilah yang paling sering sebagai asal usul komunikasi, yang merupakan akar dari kata-kata Latin lainnya yang mirip. Komunikasi menyarankan bahwa suatu pikiran, suatu makna, atau suatu pesan dianut secara sama (Mulyana, 2005 : 4).
Secara paradigmatis, komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang lain untuk memberi tahu atau mengubah sikap, pendapat, atau perilaku, baik langsung secara lisan maupun tal langsung melalui media (Effendy, 2006 : 5).
Pengertian komunikasi memang sangat sederhana dan mudah dipahami, tetapi dalam pelaksanaannya sangat sulit dipahami, terlebih lagi bila yang terlibat komunikasi memiliki referensi yang berbeda, atau di dalam komunikasi berjalan satu arah misalnya dalam media massa, tentunya untuk membentuk persamaan ini akan mengalami banyak hambatan (Wahyudi, 1986: 29).
Dari pengertian diatas dapat dilihat bahwa komunikasi merupakan suatu proses penyampaian pesan yang dapat berupa pesan informasi, ide, emosi, keterampilan dan sebagainya melalui simbol atau lambang yang dapat menimbulkan efek berupa tingkah laku yang dilakukan dengan media-media tertentu.

 Hasil gambar untuk psikologi komunikasi dalam management 

B. Dimensi Dimensi Komunikasi

1. Dimensi isi
Dimensi isi menunjukan isi dari komunikasi. Dimensi isi secara verbal, symbol atau pesan verbal adalah semua jenis symbol yang menggunakan satu kata atau lebih. Hampir semua rangsangan wicara yang kita sadari termasuk kedalam kategosi pesan verbal disengaja, yaitu usaha-usaha yang dilakukan secara sadar untuk berhubungan dengan orang lain secara lisan. Sedangkan bahasa verbal adalah sarana untuk menyatakan pikiran, perasaan, dan maksud kita.
2.       Dimensi Kebisingan
Kebisingan merupakan salah satu penyebab utama timbulnya gagasan kesehatan bagi para pekerja maupun masyarakat di sekitaran tempat kerja dan sering kali menimbulkan protes dan kemarahan warga yang bertempat tinggal di dekat sumber kebisingan. Sumber kebisingan dapat berasal dari kendaraan bermotor, kawasan industry atau pabrik , pesawat terbang, kereta api, tempat umum dan niaga.

Jenis – jenis kebisingan
1.      Study state – narrow band noise : kebisingan yang terus menerus dengan spectrum yang sepit seperti suara mesing.
2.      Non study state- narrow bund noise : kebisingan yang tidak terus menerus dengan sprektrum suara yang sempit seperti mesin gergaji, katup uap.
3.      Kebisingan intermite : kebisisngan yang terjadi sewaktu – waktu dan terputus seperti suara pesawat terbang, kereta api.
4.      Kebisigan impulsive : kebisingan impulsive yang berintensitas tinggi seperti ledakan bom dapat menyebabkan kerusakan pada alat pendengaran. Kerusakan dapat terjadi pada gendang atau tulang tulang halus telinga tengah.

3.      Dimensi Jaringan
Jaringan Organisasi terdiri dari beberapa orang yang tiap – tiapnya menduduki posisi atau peranan tertentu dalam organisasi. Ciptaan dan pertukaran pesan dari orang – orang ini sesamanya terjadi melalui suatu set jalan kecil yang dinamakan jaringan komunikasi.
4.      Dimensi Arah
a.       Komunikasi satu arah
Komunikasi satu arah adalah komunikasi dimana pencapaian idea idea, pendapat dan informasi hanya dilakukan satu pihak, sedangkan pihak lain pasif tidak memberikan reaksi atau respon sama sekali.
b.      Komunikasi dua arah

Komunikasi dua arah berarti kedua belah pihak aktif menyampaikan idea-idea, pendapat serta bahan informasi, dsb. Komunikasi dua arah tersebut akan berlangsung selama tidak ada yang pasif atau tertutup tidak bersedia berkomunikasi lagi. 


C.           Peran psikologi Management Dalam Organisasi
Menurut banyak teori, metode dan pendekatan Psikologi dapat dimanfaatkan di berbagai bidang dalam perusahaan.  Salah satu hasil riset yang dilakukan terhadap para manager HRD menunjukkan bahwa lebih dari 50% responden menyebutkan Psikologi Industri dan Organisasi memberikan peran penting pada area-area seperti pengembangan manajemen SDM (rekrutmen, seleksi dan penempatan, pelatihan dan pengembangan), motivasi kerja, moral dan kepuasan kerja. 30% lagi memandang hubungan industrial sebagai area kontribusi dan yang lainnya menyebutkan peran penting PIO pada disain struktur organisasi dan desain pekerjaan. Jadi psikologi manajemen dapat mempelajari perilaku manusia sebagai sumber daya dan manajement di dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Adanya psikologi manajement dapat membantu, memudahkan dan mengembangkan suatu organisasi yang di dalamnya terdapat sumber daya manusia.





Daftar Pustaka
Sendjaja. 1994. Teori – Teori Komunikasi. Universitas Terbuka
Lehjana Effendy, Onong. 1990. Ilmu – Ilmu Komunikasi . Bandung. PT.Remaja Rosdakarya.

Setyobroto, Budipyo. 2004. Psikologi Komunikasi. Jakarta : Universitas Negri Jakarta. 

No comments:

Post a Comment